Sedang mencari inspirasi resep tapai ketan hijau (rendam 1 jam) yang unik? Cara menyiapkannya memang tidak susah dan tidak juga mudah. Kalau keliru mengolah maka hasilnya akan hambar dan bahkan tidak sedap. Padahal tapai ketan hijau (rendam 1 jam) yang enak seharusnya punya aroma dan rasa yang mampu memancing selera kita.
Banyak hal yang sedikit banyak mempengaruhi kualitas rasa dari tapai ketan hijau (rendam 1 jam), pertama dari jenis bahan, kemudian pemilihan bahan segar, hingga cara mengolah dan menyajikannya. Tak perlu pusing kalau ingin menyiapkan tapai ketan hijau (rendam 1 jam) enak di rumah, karena asal sudah tahu triknya maka hidangan ini dapat jadi suguhan spesial.
Nah, kali ini kita coba, yuk, ciptakan tapai ketan hijau (rendam 1 jam) sendiri di rumah. Tetap berbahan sederhana, hidangan ini bisa memberi manfaat untuk membantu menjaga kesehatan tubuh kita. Anda dapat membuat Tapai Ketan Hijau (rendam 1 jam) menggunakan 6 bahan dan 13 tahap pembuatan. Berikut ini langkah-langkah untuk menyiapkan hidangannya.
Bahan-bahan dan bumbu yang diperlukan untuk menyiapkan Tapai Ketan Hijau (rendam 1 jam):
- Sediakan 500 g beras ketan putih
- Ambil 1/4 sdt pasta pandan
- Ambil 1 lembar daun pandan
- Gunakan 1/2 keping ragi merk NKL (berat =2 g)
- Sediakan 50 g gula pasir (=3 sdm takar)
- Gunakan Secukupnya daun pisang
Langkah-langkah menyiapkan Tapai Ketan Hijau (rendam 1 jam):
- Cuci bersih beras ketan. Rendam selama 1 jam saja (TIDAK LEBIH) agar teksturnya tetap bagus. Tiriskan. (Foto di bawah ini perubahannya sebelum dan setelah direndam)
- Panaskan dandang hingga mendidih. Kukus ketan selama 7-10 menit (sy sampe 10 menit). JANGAN LEBIH. - - Selanjutnya angkat ketan dari kukusan, cuci ketan dlm keadaan panas2 dg air mengalir (ini saya masih pake wadah saringan kukusannya).
- Cuci hingga ketan jadi kesat dan bersih (ciri lain : air cucian sdh jernih). - - Kemudian tuang pasta pandan secara merata, aduk hingga warna ketan merata.
- Kukus kembali ketan sampai matang (kurleb 30 menit). Pastikan air dandang cukup utk mengukus selama itu. - - Setelah KETAN MATANG, disini sudah hrs mulai STERIL semua. Tidak boleh ada kontaminasi berupa minyak, garam, air dsb. Ketan juga tdk boleh disentuh langsung oleh tangan, bila perlu tangan dikasih sarung tangan plastik. - - Angkat dan buang daun pandan.
- Saat menunggu ketan matang, sudah menyiapkan beberapa lembar daun pisang yg sdh dicuci dan dilayukan dg cara dijemur. - - Begitu juga wadah tempat mendinginkan ketan, wadah tempat fermentasi ketan sudah disiapkan dan dipastikan sudah steril, bebas lemak/ minyak/garam dsb
- Saat panas-panas, ketan matang dari kukusan (di langkah 4) dipindah ke wadah/nampan yg lebar utk didinginkan. Nampan dialasi dg daun pisang agar tdk lengket. - - Biarkan ketan hilang uapnya dan benar2 dingin. Tandanya bisa kita cek dg telapak tangan, jika bagian bawah nampan sudah dingin berarti ketan sdh dingin dan siap diberi ragi. Kurleb 3 jam waktu mendinginkan ketan.
- Setelah ketan dingin. Siapkan ragi yg sudah dihaluskan. Cara menghaluskan : ragi dimasukkan kedlm plastik lalu dihaluskan dg cara ditekan2 dg punggung sendok hingga halus. - - Siapkan juga gula pasir.
- Taburkan ragi secara merata ke atas permukaan ketan yg sdh dingin. Selanjutnya taburi dg gula pasir secara merata. Aduk rata ketan.
- Siapkan wadah fermentasi bertutup, alasi dg daun pisang. Masukkan ketan. Tutup dg daun pisang. Kemudian tutup lagi dg tutup wadahnya.
- Terakhir masukkan wadah yg berisi ketan tsb kedlm kantong plastik berwarna gelap. Ikat kantong plastik. Simpan di tempat yg tdk terkena sinar matahari. Suhu ruang antara 25-30°C. Tunggu selama 2 malam 3 hari (atau 48 - 50 jam), jangan dibuka. - - Saya peram ketan dari rabu sore, panen tape pd jumat sore.
- Setelah 48 jam, tapai saya panen.. Airnya jernih dan manis. Tdk kecut, tekstur tidak ngletis.. Saya biarkan lagi di suhu ruang 2 jam lagi. Air tape semakin melimpah, rasanya semakin manis. Nah klo sudah begini, tapai harus segera disimpan di kulkas agar proses fermentasinya diperlambat dan tapai jd awet rasa manisnya. Disimpan kulkas akan makin legit dari segi aroma dan rasa. - - Tapai ketan ini juga selain utk dicemil langsung, bisa utk campuran resep lainnya (puding, es campur, madu mongso dsb)


1. Catatan penting : - - Adapun penggunaan daun pisang pd pembuatan tape itu sdh dilakukan nenek moyang kita. - - Dari jurnal ilmiah diketahui, daun pisang memungkinkan mikroba azetobacter yang merupakan mikroba aerob untuk berperan maksimal dalam proses pengubahan etanol menjadi asam asetat. Selain itu daun pisang menambah aroma harum pd tape. - - Manfaat lain daun pisang adalah mengontrol alkohol yg dihasilkan dlm proses pembuatan tape, krn daun pisang memiliki daya serap yg tinggi thd alkohol. - Dari sharing teman-teman di wag clover, ternyata bervariasi cara mengolah beras ketan menjadi tape. Dimulai dg proses perendaman ketan terlebih dahulu. Ada yg beras ketannya direndam semalaman, bbrp jam dan ada yg cukup direndam 1 jam saja. Perlakuan selanjutnya yg krusial adalah proses pembilasan stl dikukus pd tahap pertama itu tyt penting. Ini supaya nantinya air tape tetap bening dan tidak kecut.
Bagaimana? Gampang kan? Itulah cara menyiapkan tapai ketan hijau (rendam 1 jam) yang bisa Anda lakukan di rumah. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

